Makin Siap Ikut Mensetsu: Persiapan dan Tips Interview Tokutei Ginou Jepang

Makin Siap Ikut Mensetsu: Persiapan dan Tips Interview Tokutei Ginou Jepang

Banyak calon pekerja Tokutei Ginou yang sudah mengantongi sertifikat lengkap, namun tetap gagal di tahap interview. Apa karena bahasa Jepangnya kurang? Nggak juga. Mereka sudah memiliki sertifikat bahasa Jepang JLPT N4 / JFT A2, serta menghabiskan banyak waktu dan tenaga untuk belajar dan menghafal kosakata. Namun, kurangnya pengalaman nyata interview dengan orang Jepang sering membuat kandidat blank; jawaban nggak nyambung, kaku, atau terlalu makai jawaban template sejuta umat— alias udah basi!

Kalau kamu juga salah satu yang sedang mempersiapkan diri untuk ikut interview, di artikel ini MinYo akan bahas apa yang sebenarnya dinilai saat interview Tokutei Ginou, apa kesalahan yang sering dilakukan kandidat, serta tips latihan efektif agar benar-benar siap mengikuti interview Tokutei Ginou.

Ilustrasi Interview Perusahaan Jepang (sumber: photo-AC)
Ilustrasi Interview Perusahaan Jepang (sumber: photo-AC)

Sebenarnya Apa yang Diuji di Interview Tokutei Ginou?

Ini yang harus kamu ingat. Secara umum, interview itu bertujuan untuk mengenal kandidat lebih lanjut dari segi background personal, pengalaman profesional, serta hal-hal lain yang akan berkaitan dengan kinerja saat sudah diterima di perusahaan tersebut nantinya.

Nggak jauh beda kan dengan interview di Indonesia? Namun karena sudah dibayang-bayangi dengan 'interview perusahaan Jepang', kandidat sering salah fokus dan malah berusaha keras untuk unjuk kemampuan bahasa Jepangnya. Inilah yang sering buat jawaban jadi nggak nyambung sama pertanyaan yang diberikan pihak perusahaan.

Sebenarnya yang diuji oleh pihak perusahaan saat interview adalah:

  1. Konsistensi: Apakah kandidat konsisten dari awal interview sampai akhir? Atau hanya hafalan template saja?
  2. Seberapa siap mental kandidat: Pihak pewawancara terkadang memotong pembicaraan, memberi jeda, atau mengulang pertanyaan yang sama untuk menguji apakah kandidat bisa tenang dalam menghadapi kondisi yang berbeda dari 'hafalan'.
  3. Pemahaman mengenai pekerjaan di Jepang nanti: Jangan hanya hafal nama dan bidang pekerjaannya saja, tapi juga harus paham apa saja yang akan dikerjakan nanti.
  4. Sikap kerja: Bagaimana kandidat akan menghadapi berbagai masalah yang mungkin timbul saat bekerja.

Dari sisi perusahaan tentunya ingin merekrut kandidat yang benar-benar memiliki niat bekerja dan bisa berkontribusi baik kepada perusahaan. Lewat interview inilah mereka bisa membedakan mana kandidat yang sesungguhnya ingin bekerja di perusahaan atau kandidat yang tujuannya hanya 'yang penting kerja di Jepang'.

Alur Interview Tokutei Ginou pada Umumnya

Biasanya, di sesi interview dengan perusahaan Jepang, gambaran umumnya seperti ini:

  1. Perkenalan diri (jikoshokai)
    Walaupun hanya perkenalan diri, tapi bagian ini sangat penting untuk first impression perusahaan kepadamu. Usahakan jawabanmu nggak terlalu singkat, tapi nggak terlalu panjang juga. Segala sesuatu yang cukup itu bagus!
  2. Motivasi
    Di bagian ini pertanyaan-pertanyaan seperti, "kenapa ingin bekerja di Jepang?" "kenapa memilih bidang ini?" akan muncul. Hal yang perlu diperhatikan adalah; jangan pakai jawaban template sejuta umat! Pihak perusahaan sudah mewawancarai berpuluh bahkan beratus-ratus kandidat lainnya dengan jawaban template yang sama, jadi jangan buat mereka bosan dengan jawaban yang itu-itu lagi.
  3. Pengalaman dan kemampuan terkait
    Perusahaan akan bertanya mengenai pengalaman kerjamu dan relevansinya dengan pekerjaan yang kamu lamar.
  4. Pertanyaan situasional
    Di sini akan muncul pertanyaan yang diawali dengan 'bagaimana jika...'. Misalnya, "bagaimana jika kamu melakukan kesalahan di pekerjaan nanti?" Dari sini, perusahaan akan menilai kemampuan kamu untuk menyelesaikan masalah serta seberapa bisakah kamu beradaptasi dengan dunia kerja Jepang yang notabene sangat menjunjung tinggi komunikasi serta ketepatan waktu.
  5. Rencana masa depan
    Biasanya perusahaan akan menanyakan rencana jangka panjang kandidat setelah masa kerjanya habis. Hal ini dilakukan untuk melihat komitmen kandidat dalam menyelesaikan kontrak kerjanya.

Jawaban untuk pertanyaan nomor 1, 2, 3, dan 5 bisa saja dibuat lebih dulu dan dihafal dengan template. Namun banyak yang sering terkecoh di bagian nomor 4 (pertanyaan situasional). Pertanyaan apapun bisa muncul di bagian ini karena menyangkut berbagai macam pengandaian situasi saat bekerja nanti. Di sini kandidat tidak bisa hanya mengandalkan hafalan saja dan membutuhkan latihan simulasi langsung dengan orang Jepang supaya lebih siap.

Kesalahan yang Paling Sering Jadi Penyebab Kandidat Gagal Interview

  • Jawaban terlalu hafalan. Intonasi atau hatsuon datar seperti robot, seketika bengong kalau pola kalimat (bunpou) pertanyaannya diubah sedikit.
  • Jawaban 'malas' dan seadanya. Menjawab hanya dengan beberapa kata saja tanpa menjelaskan apapun membuat pihak perusahaan tidak bisa menilai kemampuan komunikasi serta kepribadian kandidat.
  • Panik ketika alur dan jalannya interview berbeda dari yang sudah dipersiapkan.
  • Bahasa yang dipakai nggak konsisten karena semua jawabannya sudah dihafal duluan. Ketika ada pertanyaan lain yang belum dipersiapkan, bahasa yang digunakan langsung berbeda total.
  • Belum paham betul mengenai bidang yang sedang dilamar, kandidat jadi terkesan tidak serius dan hanya ingin ikut-ikutan atau tidak memiliki tujuan jelas melamar di perusahaan tersebut.
  • Hanya menghafal tanpa praktik dan simulasi interview sebelumnya, sehingga kaget saat hari-H interview karena berbeda dengan teori yang dipelajari.

Ilustrasi Gagal Interview (sumber: photo-AC)
Ilustrasi Gagal Interview (sumber: photo-AC)

Tips Latihan Interview yang Pasti Bakal Bikin Lebih Pede

Selain menyiapkan jawaban-jawaban untuk pertanyaan yang mungkin akan muncul selama interview, ada 3 tips tambahan lagi yang pasti bakal bikin kamu tambah gacor!

  1. Banyak latihan kaiwa (percakapan) dengan teman untuk melancarkan lidah berbicara bahasa Jepang.
  2. Rekam suara atau video saat kamu latihan agar bisa kamu evaluasi ulang sendiri nantinya. Dengan ini kamu bisa lihat dan dengar sendiri dimana letak kekuranganmu.
  3. Simulasi interview langsung dengan orang Jepang; mulai dari pressure-nya saat ditanya dan dipotong, pertanyaan-pertanyaan yang mungkin muncul, dan situasi yang mungkin muncul saat interview.

Nah, nomor ketiga nih yang biasanya sulit untuk dilakukan sendiri di rumah. Padahal ini yang sebenarnya paling bisa mendukung kamu untuk lebih siap dan percaya diri selama interview dengan perusahaan Jepang nanti.

Sertifikat: Lengkap ✅ Bahasa: Level N4 ✅ Teori: Udah Baca Kok ✅ Sekarang Tinggal Mentalnya Saja yang Perlu Digembleng!

Sekarang kamu sudah punya sertifikat JFT A2 atau JLPT N4. Kamu juga sudah tau teori dasar interview. Tapi yakin teori saja cukup? Nyatanya seringkali ketika kita merasa sudah mengerti teori, ehhh pada praktiknya malah kelabakan dan nge-blank 😓

Yang sebenarnya dibutuhkan selain kemampuan bahasa adalah kesiapan kandidat menjawab seluruh pertanyaan di bawah pressure dari perusahaan Jepang. Nah pemantapan mental ini yang sebenarnya butuh dilatih sebelum ikut interview supaya nggak kagok.

Inilah yang jadi salah satu kelebihan Kelas Persiapan Interview Tokutei Ginou di Human Mandiri Indonesia. Di kelas dengan total 8 pertemuan ini, peserta bukan belajar bahasa Jepang dari dasar lagi, tapi udah bakal praktik bersama pengajar berpengalaman bahkan simulasi dengan orang Jepang langsung. Di sini, peserta bakal dapat:

  • Simulasi wawancara langsung bersama orang Jepang (native) di sesi pertemuan terakhir sebagai sesi untuk menerapkan hasil pembelajaran di sesi sebelumnya.
  • Akses gratis aplikasi HAi-J selama 30 hari untuk menyokong persiapan interview kamu. Di aplikasi ini, kamu bisa latihan tanya-jawab dengan AI khusus yang bisa memberikan feedback atau masukan terkait kemampuanmu.
  • Review aplikasi HAi-J langsung dengan pihak Human Academy Jepang. Di sesi ke-7 akan ada review aplikasi HAi-J langsung dengan pihak pengembang aplikasi yaitu Human Academy Japanese Language School.
  • Dibimbing oleh pengajar-pengajar berpengalaman. Yang akan mengajarimu nanti adalah pengajar-pengajar yang sudah berpengalaman bekerja magang & Tokutei Ginou di Jepang dan sudah memiliki rekam jejak mengantar siswa lulus interview sampai berangkat ke Jepang.

Detail dan harga spesial kelas persiapan interview Human Mandiri Indonesia
* Syarat mengikuti kelas ini: harus sudah memiliki sertifikat JFT A2 / JLPT N4!

Kalau kamu sudah memiliki sertifikat JFT A2 / JLPT N4, sudah tau teori-teori dasarnya, namun butuh pemantapan, praktik, serta simulasi langsung dengan orang Jepang, yuk daftar kelas persiapan interview kami sekarang.


Kontak

Ayo datang dan kunjungi kami untuk mendapatkan informasi langsung

Lokasi :

Jalan Minangkabau Timur No. 17C, Pasar Manggis, Setiabudi, Jakarta Selatan, Jakarta, 12970

Untuk pertanyaan bisnis jangan ragu untuk menghubungi kami melalui email di formulir ini :

Memuat
Gagal mengirim pesan anda
Pesan anda telah terkirim, kami akan membalas pertanyaan ini melalui email anda. Terima Kasih!